Selasa, 26 April 2016

Penyakit Berat yang Berkaitan dengan Penyakit Gigi

 http://health.kompas.com/read/2016/04/12/120000623/Penyakit.Berat.yang.Berkaitan.dengan.Penyakit.Gigi?utm_source=RD&utm_medium=box&utm_campaign=Kaitrd

Penyakit Berat yang Berkaitan dengan Penyakit Gigi

Shutterstock Ilustrasi
KOMPAS.com - Cobalah Anda berkaca dan memperhatikan gigi atau rongga mulut. Jika Anda mengidap penyakit gusi seperti gingivitis atau periodontitis, maka kemungkinan akan terkena penyakit lain yang lebih serius. Jadi, jangan anggap sepele kesehatan gigi dan mulut.
Berikut empat penyakit yang diduga berkaitan dengan penyakit gigi.
1. Alzheimer
Dalam penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal PLoS ONE, periodontitis atau penyakit gusi yang serius berkaitan dengan penurunan kemampuan kognitif dan memperparah demensia Alzheimer.
Orang yang mengalami periodontitis mengalami penurunan kognitif enam kali lebih cepat dibanding mereka yang tidak. Peneliti percaya, bakteri periodontal yang menyebabkan peradangan gusi bisa mempercepat perkembangan demensia.
2. Stroke
Orang-orang yang mengalami perdarahan intraserebral atau semburan darah ke dalam jaringan otak dimungkinkan memiliki jenis bakteri tertentu di air liur mereka. Seperti ditulis dalam jurnal Scientific Reports, bakteri itu disebut cnm-positif S. mutans.
Menurut studi terbaru, pada orang yang memiliki jenis stroke itu, setelah diperiksa, sebanyak 6 persen positif ada jenis bakteri tersebut. Bakteri itu tak hanya menyebabkan masalah kesehatan gigi dan mulut, seperti penyakit gusi dan gigi berlubang, tetapi juga dapat mengikat pembuluh darah. Kemudian meresap ke dalam pembatas darah dan otak sehingga menyebabkan perdarahan.
3. Penyakit jantung
Menurut American Heart Association, penyakit gusi memang berkaitan dengan penyakit jantung. Penelitian Universitas Florida yang dipresentasikan dalam American Society for Microbiology menunjukkan, ada bakteri penyebab penyakit gusi yang ditemukan sama dengan di jantung.
Dalam penelitian pada tikus, bakteri dalam mulut yang menyebabkan penyakit gusi juga ditemukan dalam aliran darah tikus. Hal ini menjadi faktor risiko penyakit jantung yang jarang diketahui.
4. Radang sendi
Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal PLOS Pathogens menunjukkan, kesamaan bakteri yang menyebabkan penyakit periodontal, Porphyromonas gingivalis dan rheumatoid arthritis. Bahkan, bakteri itu disebut dapat memperparah penyakit dan kehancuran tulang rawan.
Para peneliti dari Universitas Louisville percaya, P. gingivalis dapat menghasilkan enzim tertentu yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh.
Penulis: Dian Maharani
Editor : Lusia Kus Anna
Sumber: Prevention.com

Selasa, 19 Januari 2016

Kematian Saat Tidur

Mengenal Empat Penyebab Kematian Saat Tidur

 http://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160118141322-255-105052/mengenal-empat-penyebab-kematian-saat-tidur/

 Jakarta, CNN Indonesia -- Meninggalnya Panji Hilmansyah (31), putra sulung dari Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pada Minggu (17/1) meninggalkan tanda tanya. Pasalnya penyebab kejadian tersebut belum diketahui dengan pasti, karena Panji meninggal secara tiba-tiba dalam keadaan tidur.

Asisten Menteri Susi, Fika Fawzia beranggapan bahwa meninggalnya Hilman dikarenakan oleh penyakit jantung.

Menurut dr Hardjo Prawira, Sp.PD.KKV, spesialis penyakit dalam, jantung dan pembuluh dari OMNI Hospital Pulomas, kematian mendadak dalam tidur umumnya dikarenakan kurangnya asupan oksigen.

“Ada dua hal yang bisa menyebabkan hal tersebut, yang pertama dari paru-paru dan yang kedua dari jantung,” kata dr Hardjo, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (18/1).

Jika penyebabnya paru, menurut dr Hardjo, hal tersebut bisa jadi karena adanya penyumbatan di saluran napas. “Bisa jadi karena lidah terjatuh ke belakang saat tidur telentang sehingga menyebabkan gangguan aliran udara dan penyumbatan,” ujar dia.

Sementara yang kedua adalah karena serangan jantung.

“Serangan jantung ini menyebabkan otot tidak sempat lagi beradaptasi, sehingga tidak bisa memompa darah yang membawa oksigen, akibatnya tubuh kekurangan oksigen yang bisa menyebabkan kematian,” papar dia.

Lebih lanjut, dr Hardjo menyebutkan jantung hanya bisa bertahan tanpa aliran darah kurang dari tiga jam. “Jika lebih dari itu, otot jantung akan rusak sama sekali dan berhenti memompa. Itu yang kita namakan sudden cardiac death,” ungkapnya.

Meskipun begitu, dr Hardjo mengatakan kendati termasuk kematian mendadak, sudden cardiac death pun tidak datang sekonyong-konyong. Umumnya, hal tersebut diawali penyempitan pembuluh lalu terjadi gangguan irama jantung.

“Ceritanya setelah itu sama. Asupan oksigen tidak cukup dan terjadi kerusakan jantung,” kata dr Hardjo.

 Dia juga menyebutkan beberapa keluhan yang biasanya menyertai serangan jantung dalam tidur. “Sebelumnya, pasti ada keluhan nyeri dada, sesak napas, napas jadi pendek atau pegal punggung,” sambungnya.

Pada beberapa kasus yang sangat parah, pasien bisa merasa seperti tercekik. “Keluhan rasa nyeri bisa menyebar hingga ke leher dan lengan kiri.”

Jika cepat ditangani, keluhan ini bisa diatasi dan serangan jantung bisa dihindari.

“Masalahnya, kebanyakan orang Indonesia kurang waspada. Keluhan-keluhan itu dianggap sepele, dipijat atau dikerok, sudah sehat kembali. Padahal seharusnya diperiksakan ke dokter,” tegasnya.

Selain kekurangan oksigen yang menyebabkan kegagalan jantung dan paru-paru, CNNIndonesia.com juga merangkum empat kemungkinan terbesar yang menjadi penyebab meninggalnya seseorang saat tertidur lelap, yaitu:

Sindrom Brugada

Sindrom ini merupakan jenis abnormalitas elektrik jantung bawaan yang sering menyerang pria dengan usia sekitar 30 tahun saat mereka tertidur lelap. Sindrom ini lebih sering menyerang orang Asia dibanding wilayah lain. Sebelum meninggal, penderita akan terlihat seolah sehat-sehat saja. Bahkan, faktor risiko penyakit jantung koroner mungkin tidak ditemukan dan struktur jantungnya pun normal. Namun, sebenarnya kelainan ini dapat dideteksi dengan elektrokardiografi (EKG) yang berfungsi untuk merekam irama jantung.

Sleep Apnea (Henti Napas)

Hal ini disebabkan oleh berkurangnya oksigen pada tubuh dikarenakan sumbatan pernapasan saat tidur. Orang yang mengidap Sleep Apnea dapat mengalami henti napas selama 10 detik sampai beberapa menit dan untuk menyebabkan seseorang meninggal, kejadian tersebut akan berulang sebanyak 5 sampai 30 kali dalam satu jam. Sehingga, jantung terpaksa untuk bekerja lebih keras dan pada suatu waktu otak akan berhenti mengirim sinyal pada otot pernapasan. Sleep Apnea sedikit berbeda dengan Sindrom Brugada karena tidak hanya menyerang dewasa muda saja, melainkan manula juga. Tidur mendengkur bisa jadi merupakan gejala dari Sleep Apnea. Obesitas merupakan faktor lain yang mendukung terjadinya Sleep Apnea.

Bangungot

Istilah tersebut berasal dari Filipina dengan bahasa Tagalog, yang mana berarti “mimpi buruk”. Orang Filipina meyakini bangungot disebabkan oleh terlalu banyaknya konsumsi karbohidrat seseorang sebelum ia tidur. Di Filipina, 43 dari 100.000 orang meninggal karena bangungot. Hasil otopsi atas seseorang yang mengalami bangungot sama sekali tidak ditemukan masalah jantung. Masalah yang terjadi adalah kemungkinan terjadinya inflamasi pada pankreas sebagai akibat dari konsumsi karbohidrat yang berlebihan tadi. Hal ini juga berkaitan dengan kelainan irama detak jantung.

“Pada umumnya, penyebab meninggalnya seseorang saat tidur disebabkan oleh masalah pada irama jantung atau disebut juga aritmia fatal yang dapat terjadi pada tiap orang,” jelas Ariesca Ann Soenarto, dokter spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Harapan Kita pada CNNIndonesia.com Senin (18/1).

Penggumpalan Darah

Darah yang membeku tentu dapat menghambat kelancaran peredaran darah pada tubuh manusia, karena darah jadi membentuk gumpalan. Selain itu, dapat pula menghambat sistem kerja di dalam tubuh. Terjadinya penggumpalan darah dapat menjadi bahaya bila terjadi di bagian otak atau jantung. Karena dapat menyebabkan kematian mendadak. Penyebab menggumpalnya darah di otak antara lain adalah penyempitan pembuluh darah di otak, cedera kepala, dan perokok berat

Maka dari itu, memantau kesehatan tubuh secara teratur adalah hal penting yang perlu dilakukan selain menjaganya. Alih-alih menjaga kesehatan tubuh, bisa jadi tiga kemungkinan di atas tidak terdeteksi secara dini dalam tubuh Anda. (les/les)

 

 

Minggu, 03 Januari 2016

Ini 6 Resolusi Sehat Tahun 2016

 

shutterstock Ilustrasi.
KOMPAS.com – Apakah Anda telah membuat daftar resolusi tahun 2016? Jangan lupa untuk memasukkan gaya hidup sehat ke dalam resolusi tahun ini.

Kesehatan tak hanya sekedar menjadi salah satu resolusi, bahkan bisa mendukung pencapaian resolusi lain Anda. Berikut enam resolusi sehat tahun 2016 seperti dikutip dari Medical Daily.

Tidur yang cukupTidur yang cukup mungkin terdengar sebagai resolusi yang sederhana. Akan tetapi, banyak orang sulit menerapkan pola tidur yang sehat.

Tidur sangat berperan penting bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Orang dewasa rata-rata membutuhkan 7-9 jam per hari untuk tidur.
Menurut National Sleep Foundation, kurang tidur dapat melambat proses berpikir otak. Dampaknya, muncul masalah memori di otak, peningkatan risiko depresi, kurangnya kekebalan tubuh, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, hingga penyakit jantung.
Untuk mewujudkan pola tidur yang sehat pada 2016, rancanglah kamar tidur Anda lebih nyaman. Hindari suara bising dan cahaya terlalu terang saat tidur.

Pola makan sehat
Banyak orang menjadikan penurunan berat dalam daftar resolusi tahun baru. Memiliki berat badan ideal bukan hanya masalah penampilan, tetapi kesehatan yang jauh lebih penting.

Pola makan yang tidak sehat seperti berlebihan lemak bisa menyebabkan obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga berisiko terkena jenis kanker tertentu.
Untuk itu, mulailah dengan kebiasaan konsumsi makanan sehat bergizi seimbang. Hentikan konsumsi minuman berakohol dan merokok. Perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan yang kaya antioksidan. Antioksidan dapat menangkal radikal bebas dalam tubuh.


Olahraga teratur
Selain menjaga pola makan sehat, melakukan aktivitas fisik atau olahraga teratur juga sangat penting bagi kesehatan. Berjalan kaki, lari, bersepeda, berenang, yoga bisa menjadi pilihan olahraga yang harus dilakukan rutin pada 2016.
Mulailah dengan membeli sepatu lari atau sepeda untuk menambah semangat Anda menjalankan olahraga sebagai resolusi sehat tahun 2016. Anda juga bisa bergabung dalam kelas kebugaran dan komunitas olahraga.
Olahraga tak hanya membuat tubuh sehat dan bugar, menurut penelitian dari Harvard Medical School, olahraga teratur bisa meningkatkan fungsi otak sehingga mencegah penyakit otak seperti Alzheimer dan Parkinson.


Hindari StresBicara soal sehat tak hanya berkaitan dengan fisik, tetapi juga kesehatan mental. Menghindari stres harus menjadi resolusi sehat tahun 2016. Stres bisa menurunkan kekebalan tubuh sehingga membuat seseorang lebih rentan sakit.
Salah satu cara untuk menurunkan stres, yaitu dengan terapi kognitif berbasis kesadaran. Terapi yang telah banyak digunakan di rumah sakit sebagai rehabilitasi ini mengurangi hormon stres pasien.

Praktiknya bisa dengan melakukan meditasi sambil mendengarkan musik yang tenang.

BersosialisasiMungkin Anda bertanya-tanya mengapa bersosialisasi masuk dalam daftar resolusi sehat 2016. Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa berbicara dan berkumpul dengan teman atau keluarga baik untuk kesehatan otak.

Penelitian menunjukkan, sosialisasi mampu menangkal penyakit seperti demensia dan Alzheimer.

Dalam penelitian, orang dewasa hingga lanjut usia yang mampu mempertahankan jaringan sosialnya memiliki risiko demensia atau penyakit pikun lebih rendah 26 persen dibanding yang tidak bersosialisasi. Terhubung dengan banyak orang akan membuat seseorang merasa lebih didukung dan dicintai.

Meningkatkan Kecerdasan Emosional
Kecerdasan emosional tak kalah penting dari kecerdasan intelektual. Kecerdasan emosional mempengaruhi kehidupan seseorang secara keseluruhan. Kecerdasan emosional yang rendah bisa membuat orang sulit mencapai pikiran yang sehat.
Menurut sebuah studi tahun 2010,  kecerdasan emosional sangat berkaitan dengan kesehatan mental. Mengenali emosi sendiri dan mampu mengontrolnya, berempati dengan orang lain adalah cara yang bisa meningkatkan  kesehatan mental.
Penulis: Dian Maharani
Editor : Bestari Kumala Dewi
Sumber: Medical Daily

Senin, 14 Desember 2015

Minuman untuk 'Usir' Bau Mulut Anda

Ini Minuman untuk 'Usir' Bau Mulut Anda 

  http://beritauniklucumenggemaskan.blogspot.co.id/2015/12/minuman-pengusir-bau-mulut.html

Minuman pengusir bau mulut.
Bau mulut memang cukup mengganggu. Keadaan ini membuat beberapa orang jadi kurang percaya diri saat berbicara dengan orang lain. Tak ayal, mereka menyiasatinya dengan mengonsumsi permen mint, permen karet atau menggunakan 'mouthspray'.
Cara ini memang ampuh, tapi hanya bersifat sementara. Cobalah untuk beralih pada bahan-bahan yang lebih alami, yang jauh lebih ampuh, aman dan sehat tentunya.
Seperti resep berikut ini, yang terbuat dari beberapa bahan alami yang akan membantu menyingkirkan bau mulut Anda selamanya. Berikut resep yang bisa Anda siapkan sendiri dengan mudah.
Bahan:
  • 1/2 sendok makan bubuk kayu manis
  • 1/2 sendok makan madu
  • 2 buah lemon

Cara membuat:
Masukkan kayu manis dan madu dalam mangkuk dan tambahkan secangkir air panas. Aduk bahan sampai rata kemudian tambahkan perasan lemon. Aduk lagi hingga tercampur dengan baik. Setelah itu, masukkan cairan dalam botol kaca dan tutup rapat. Simpan minuman ini di dalam kulkas. Gunakan campuran ini untuk berkumur, sebelum menelannya. Anda bisa mengulangi prosedur ini jika diperlukan.
Kayu manis dan lemon akan mendisinfeksi rongga mulut dan menghancurkan bakteri penyebab bau. Sedangkan madu akan memberikan rasa yang lebih baik untuk campuran ini.
Selain menghilangkan bau mulut, campuran ini juga akan membantu Anda melawan virus dan pilek, karena minuman ini mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan bertindak sebagai antioksidan.
Sumber: Healthy Food Star

Jumat, 11 September 2015

Contoh Pola Makan Sehat untuk Penderita Hipertensi


KONSULTASI GIZI Dr. Ida Gunawan, MS, Sp.GK
Dokter gizi klinik di RS Puri Indah dan RS Hermina Daan Mogot, Jakarta, dan pengajar program S2 dan PPDS Gizi Klinik FKUI

Contoh Pola Makan Sehat untuk Penderita Hipertensi

Sabtu, 20 Juni 2015 | 09:10 WIB
 http://health.kompas.com/read/2015/06/20/0910006/Contoh.Pola.Makan.Sehat.untuk.Penderita.Hipertensi
Shutterstock

TANYA:

Dokter, saya selalu mengikuti rubrik ini karena sekarang saya sedang menjalani perubahan pola makan agar lebih sehat. Pertanyaan saya, sebenarnya berapa batasan kita boleh mengonsumsi makanan yang digoreng agar sehat? Lalu, benarkah jika kita memakai minyak zaitun akan lebih baik dibanding minyak sawit? Mohon penjelasan dokter.  Sebagai informasi saat ini saya berusia 60 tahun dengan berat badan 65 kg dan memiliki penyakit hipertensi.
Yuliana, Bandung.


JAWAB:
Terima kasih ibu Yuliana yang sudah setia mengikuti tulisan saya.
Saya akan menjawab pertanyaan ibu berkaitan dengan konsumsi makanan gorengan sekaligus juga untuk kondisi hipertensi yang ibu derita.

Bagi penderita hipertensi sangat dianjurkan untuk mengikuti “DASH diet” (dietary approaches to stop hypertension) sehingga dapat mencegah dan membantu pengobatan hipertensi melalui pengaturan diet yang kaya akan kalium, magnesium, kalsium dan mengurangi asupan natrium.

Apa saja yang dianjurkan dalam DASH diet ?
A. diet
disesuaikan dengan kebutuhan kalori sehari, di mana komponen bahan makanan sumber zat gizi yang disarankan sebagai berikut:

• Konsumsi padi, biji-bijian (grain) sebanyak 6-8 porsi/hari seperti roti gandum (ukuran 1 porsi sekitar 1 lembar roti), nasi (nasi coklat/ merah jauh lebih baik daripada nasi putih), pasta, cereal (sekitar 1 cup dalam kondisi matang).

• Sayuran sekitar 4-5 porsi/hari seperti tomat, wortel, brokoli, ubi, sayuran hijau yang kaya kana serat, vitamin, kalium dan magnesium. Ukuran 1 porsi sekitar 100 gram dalam kondisi mentah

• Buah sekitar 4-5 porsi/hari yang dapat diberikan dalam bentuk snack maupun komponen makanan besar. Ukuran 1 porsi buah sekitar 80-100 gram dalam kondisi segar.

• Pilih produk susu rendah lemak atau skim (seperti susu, yoghurt, keju) sebanyak 2-3 porsi/hari, yang digunakan sebagai sumber protein, kalsium serta vitamin D. 1 porsi susu sekitar 200 ml.

• Daging tanpa lemak, unggas dan ikan sebanyak kurang dari 6 porsi/hari sebagai sumber protein, vitamin B, zat besi dan zinc.

• Kacang, biji, legumes sebanyak 4-5 porsi/minggu seperti almond, biji bunga matahari, kacang-kacangan, produk kedelai (tahu, tempe) dimana ukuran 1 porsi kacang sekitar 2 sendok makan.

• Lemak dan minyak sebanyak 2-3 porsi/hari atau sekitar 25-27 persen dari kebutuhan kalori sehari. Adapun ukuran 1 porsi sekitar 1 sendok teh.

SHUTTERSTOCK Metode deep fried merupakan teknik menggoreng dalam minyak panas dan banyak, sehingga bahan gorengan terendam sempurna.

Pembagian penggunaan jenis lemak yang diijinkan adalah sebagai berikut:

- Minyak jenuh dan lemak trans dibatasi sekitar kurang dari 6-7 persen dari kalori total karena jenis lemak/minyak ini akan meningkatkan Kolesterol darah sehingga meningkatkan risiko penyakit koroner.

Oleh karena itu batasi konsumsi minyak jenuh yang banyak terdapat pada daging merah, kuning telur, butter, keju, susu full cream, krim dalam makanan/minuman, minyak kelapa sawit/minyak goreng ataupun minyak kelapa. Demikian juga dengan lemak trans, banyak pada makanan yang digoreng, dipanggang atau yang diproses seperti krakers, dan lain-lain.

- Lemak/minyak tak jenuh (omega 3,6,9) dianjurkan sebagai pengganti lemak jenuh/trans, dianjurkan untuk omega 3 dan 6 sebanyak kurang dari 10 persen demikian juga untuk omega 9 sebanyak kurang dari 10 persen total kalori.

Minyak omega 3 banyak dijumpai pada minyak canola, olive oil/zaitun, flaxseed, ikan laut dalam. Minyak omega 6 banyak pada biji bunga matahari, kacang-kacangan sedangkan minyak omega 9 banyak pada alpukat, dark coklat, olive oil, dll.

• Gula atau makanan yang manis sekitar kurang dari 5 porsi/minggu seperti gula pasir atau selai, ukuran 1 porsi sekitar 1 sendok makan peres.

• Alkohol hanya diijinkan sebanyak 1-2 gelas/hari, sedangkan kafein tidak dianjurkan dalam DASH diet karena dapat meningkatkan tekanan darah walaupun hanya sesaat.

• Batasi penggunaan natrium/sodium sebanyak 2300 mg/hari atau setara dengan 5 gram garam/hari atau 1 sendok teh peres garam/hari. Garam banyak ditemukan dalam : makanan yang diawetkan atau makanan kaleng, MSG.

B. Aktivitas fisik
Sangat dianjurkan dilakukan bersamaan dengan penerapan DASH diet, sehingga target penurunan tekanan darah akan cepat tercapai.

Sabtu, 16 Mei 2015

7 Makanan Alami Untuk Melancarkan Sirkulasi Darah Anda

 http://intips-kesehatan.blogspot.com/2014/01/makanan-alami-lancar-sirkulasi-darah.html

7 Makanan Alami Untuk Melancarkan Sirkulasi Darah Anda

      Sahabat, tips kesehatan. Tubuh yang senantiasa sehat menjadi harapan semua orang di planet bumi ini. Berbagai pola hidup sehat menjadi hal yang wajib dilakukan dalam rutinitas harian setiap individu di semua usia. Gaya hidup sehat sebenarnya terbilang mudah, jika seseorang rajin berolahraga serta mengkonsumsi aneka makanan sehat, maka tubuh akan mengalami peningkatan kesehatan yang lebih baik pula. Berbicara tentang makanan yang sehat, ternyata ada berbagai jenis makanan yang dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah yang mengalir keseluruh tubuh anda. Lalu, makanan alami apa saja yang dapat memperlancar sirkulasi darah tersebut....???

     Darah menjadi salah satu cairan yang memiliki fungsi vital dalam tubuh setiap mahkluk hidup termasuk manusia. Darah yang mengalir didalam tubuh membawa oksigen serta sari-sari makanan keseluruh organ-organ dalam tubuh. Agar cairan yang bernama darah dapat mengalir mulus keseluruh bagian tubuh, kita harus menjaga agar proses sirkulasi darah dapat berlangsung lancar dan baik. Faktanya, ada berbagai jenis makanan yang membantu melancarkan sirkulasi darah didalam tubuh, Tips kesehatan, berikut ini 7 makanan alami melancarkan sirkulasi darah anda :
  1. Buah Jeruk. Tentu buah ini tidak asing dilidah setiap orang. Buah yang menjadi sumber vitamin C tersebut dapat mencegah pengumpalan darah, membantu memperkuat dinding kapiler serta mencegah plak pada arteri.
  2. Bawang Putih. Bawang Putih menjadi salah satu rempah-rempahan yang juga merupakan salah satu bumbu dapur untuk melezatkan berbagai masakan. Selain itu, bawang putih juga mampu membersihkan darah serta berperan penting untuk pencegahan plak pada dinding arteri.
  3. Aneka Buah Merah. Buah merah tersebut antara lain semangka, tomat serta apel merah. Kandungan likopen dalam ketiga buah tersebut bermanfaat dalam meningkatkan sirkulasi darah yang berlangsung ditubuh anda.
  4. Ikan Salmon. Jenis ikan ini memililki kandungan asam lemak omega 3 yang berperan besar dalam meningkatkan sirkulasi darah yang akan dialirkan keseluruh bagian tubuh.
  5. Buah Alpukat. Selain kaya akan kandungan serat yang dibutuhkan tubuh, ternyata alpukat juga mengandung asam lemak omega 3 yang juga memiliki fungsi untuk membantu memperlancar aliran sirkulasi darah di tubuh.
  6. Cokelat Hitam. Makanan ini kaya akan kandungan flavanoid yang dibutuhkan oleh tubuh anda. Salah satu fnngsi flavonoid yaitu membantu memperlancar sirkulasi darah yang akan didistribusikan ke seluruh bagian organ tubuh.
  7. Jahe. Jahe merupakan salah satu tanaman obat keluarga yang sudah dipercaya sejak lama memiliki khasiat yang luar biasa dalam alternatif obat alami. Ternyata, salah satu manfaat jahe juga dapat membantu melancarkan sirkulasi darah pada tubuh.

RAHASIA UMUR PANJANG MENURUT SEORANG NENEK (SUNDA)

News / Regional

Bugar di Usia 140 Tahun, Ini Rahasia Nenek Anami

Sabtu, 16 Mei 2015 | 13:26 WIB 
Sumber: http://regional.kompas.com/read/2015/05/16/13260111/Bugar.di.Usia.140.Tahun.Ini.Rahasia.Nenek.Anami?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp
KOMPAS.com/Reni Susanti Nenek Anami tengah menikmati daun jontang.
PURWAKARTA, KOMPAS.com – Nenek Anami (140) bersiap. Di pegangnya sebuah tongkat dan handuk. Dengan perlahan ia berjalan ke luar rumah, menyusuri jalan setapak bebatuan menurun menuju sebuah sumur yang berjarak beberapa meter dari rumahnya.

Meski dibantu tongkat, badan ibu beranak sembilan ini cukup ajeg. Jalannya lancar, bahkan tidak tampak kesulitan saat berjalan di bebatuan dengan jalan menurun.

Penglihatannya masih awas, begitupun dengan pendengarannya masih jelas. Ketika sampai di sumur, Nenek Anami mandi sendiri dengan menggunakan air sumur yang sebelumnya sudah disiapkan sang anak.

"Ingatan emak juga masih bagus. Hanya memang terkadang, ketika cerita yang terlalu lama, ia terkadang berpikir dulu sebentar," ujar salah satu anaknya, Mimin kepada Kompas.com di kediamannya di Kampung Burung Sarang, RT 08, RW 04, Desa Cisarua, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat sore (15/5/2015).

Mimin bercerita, Nenek Anami tidak memiliki penyakit. Kalau pun terserang sakit, ia hanya menderita sakit ringan yang sembuh dalam beberapa hari.

Bahkan, di usianya yang renta, Nenek Anami masih beraktivitas seperti biasa. Jika ingin memakan lalap, ia mengambil sendiri di sawah dan memasaknya. [Baca: Alasan Nenek dari Purwakarta Ikuti Sayembara Orang Tertua di Dunia]

"Dulu, Emak suka jualan aneka gorengan keliling kampung. Sekitar tahun 1998, Emak mulai berhenti jualan dan mulai tinggal dengan saya. Awalnya, emak tinggal sendiri," tutur Mimin.

Mimin melihat ibunya sangat bugar. Dari pantauan Kompas.com, wajahnya bersih dan bugar meski keriput sudah sangat mendominasi.

Keluarga maupun Nenek Anami mengaku tidak ada resep khusus. Hanya saja, Nenek Anami kerap memakan dedaunan mentah (lalap) terutama antanan dan jontang.

"Dahar mah jeung antanan weh jeung jontang (makan mah sama antanan dan jontang saja)," kata Anami seraya mengatakan, ia mengurangi konsumsi makanan favoitnya tersebut setelah tidak memiliki gigi.

Kalaupun mau memakan antanan dan jontang, kini harus direbus terlebih dahulu. Menurut warga sekitar, antanan dan jontang tumbuh subur di pesawahan tanah Sunda, khususnya di Purwakarta.

Antanan memiliki khasiat untuk melancarkan peredaran darah, sedangkan jontang bermanfaat untuk menghindari berbagai peyakit wanita.

Rasa dedaunan itu hangat seperti daun mint. Dalam beberapa literatur Sunda, orang Sunda zaman dulu sering mengkonsumsi sayuran mentah (lalap) karena dipercaya bisa membuat awet muda dan menyehatkan tubuh.

Bahkan kebiasaan orang Sunda memakan lalap mentah ini diceritakan dalam legenda Sangkuriang. Yakni bagaimana ibunda Sangkuriang masih sangat cantik dan muda di usianya yang senja karena mengkonsumsi lalap mentah.

Kecantikannya ini pun menarik hati Sangkuriang untuk mencintai ibu kandungnya sendiri. Ada yang unik dari Nenek Anami.

Ia tidak bisa mengkonsumsi nasi yang dimasak menggunakan alat listrik. Ia hanya ingin mengonsumsi nasi yang dimasak di seeng (penanak nasi tradisional) yang biasanya dimasak di atas hayu (alat masak dari tanah liat). Untuk lauknya, biasanya Nenek Anami memakan tempe, tahu, dan ikan asin.

Selain mengkonsumsi antanan dan jontang, resep lain dari kebugaran Nenek Anami adalah berserah pada Tuhan. Anami mengaku, selama hidup tidak pernah memusingkan sesuatu.

Apapun ia jalani dengan santai. Bahkan ketika suaminya berselingkuh dan menikahi wanita lain, Anami tidak mau ambil pusing.

"Keunbae tong dijieun pusing. Bebaskeun, bebaskeun. Hirup mah kudu tawakal (biarkan jangan diambil pusing (masalah). Bebaskan, bebaskan. Hidup itu harus tawakal (berserah diri)," ucapnya.

Nenek Anami diduga berusia 140 tahun. Ia akan mengikuti sayembara orang tertua di dunia yang digelar miliuner Moldove Dmitry Kaminskiy asal Rusia dengan hadiah Rp13 miliar.